Postingan

Siklus

Dulu, saat masih kecil dan masih polos polosnya Kita tidak sabar untuk dapat tumbuh besar Ingin menjadi orang dewasa yang mengagumkan Waktu mulai berlalu Hari  berubah menjadi bulan Bulan berubah menjadi tahun Dan kemudian kita tumbuh menjadi seorang remaja Tantangan demi tantangan datang Diawali rasa suka dan berujung mencinta Jatuh dan hancur Terluka dan sakit Babak belur.. Sejak saat itu segala macam bentuk bahagia dan sedih hadir menyapa bergantian Sulit, ternyata sangat sulit untuk menjadi orang dewasa Mencoba fokus lagi merangkak dan tertatih menggapai mimpi Selang tahun berganti Akhirnya kita menjadi orang dewasa Yang saat kecil dulu kita anggap bahwa Orang dewasa adalah orang yang bijak, keren dan bebas Mau apapun tidak ada yang bisa melarang Tapi ternyata menjadi dewasa tidak semudah itu Nyatanya lebih sulit Harus bisa mengendalikan emosi sendiri, berusaha sendiri menggapai mimpi, tidak mudah Malah banyak yang terjadi diluar ekspektasi Rasa...

Kehidupan

Hidup ini misteri Semua hal yang terjadi dan kita temui adalah sebuah anugerah Bahkan bisa jadi ujian kedewasaan Kita selama ini bisa tertawa, bercanda dan berbagi kebahagian bersama orang terdekat kita Kadangkala kita juga merasa sedih, kecewa dan marah pada saat yg sama Tapi kita akan sadari bahwa semua yang kita lakukan hanya sekedar rutinitas kita Sebelum menuju kehidupan yang sebenarnya Kehidupan seperti apa? Bagaimana kita kesana? Apakah itu benar adanya? Adalah beberapa bentuk pertanyaan sederhana yang mungkin ada Yakinlah akan satu hal Bahwa suatu hari saat saat itu dan momet itu akan hadir dan nyata Jangan sampai menyesal di akhir Jangan tertipu gemerlap dunia Jangan lupa, jangan ingkari Hal itu pasti terjadi Jadi persiapkan dari sekarang

Manusia dan Rahasia

Ada beberapa hal yang kita sembunyikan dalam hidup kita Ya, kita sering menyebutnya rahasia Dimana hanya kita dan Tuhan yang tau  Namun, kebanyakan rahasia itu terkadang terlalu tragis dan menyedihkan untuk diingat kembali Kalian pernah ga si kepikiran Kenapa kebanyakan dari kita lebih sering keingat kenangan buruk dan sedikit mengingat kenangan indah? Jika dibandingkan dalam setiap moment kita, kayaknya banyak juga hal manis dan menyenangkan terjadi Namun sedikit teringat oleh kita Aku penasaran. Sungguh. Atau mungkin saja luka dimasa lalu yang telah kita terima menjadi sebuah mimpi buruk Karenanya, kita selalu saja mengingatnya walaupun itu sudah sangat lama. Jadi, menurutmu bagaimana? Dan lebih banyak manakah hal yang paling kamu ingat sampai detik ini? Kenangan sedihkah? Atau Bahagia? 02/04/19

Membicarakan Takdir

Dan, semua yang telah kita jalani hari ini Pasti tak pernah terpikirkan sebelumnya Penuh misteri kan? Siapa sangka dulu saat kita masih bingung memikirkan cita- cita Dan mau menjadi seperti apa kelak Sekarang kita sudah seperti sekarang ini saja Di dimensi asing ini, dengan usia saat ini Waktu memang benar-benar berlalu begitu cepat Tak bisa diulang dan disesali Memang sejatinya, dalam hidup ini manusia seperti kita Hanya bisa menjalani apa yang sudah digariskan saja Menurutku akan lebih seram dan menakutkan lagi jika kita tau apa yang akan terjadi selanjutnya Seperti kita tau kapan akan mati dan hal misteri lainnya Jika tau, mungkin kita hanya ingin waktu terhenti saja, tak ingin berlalu Ah, ini bahkan lebih seram dari film horor manapun di dunia Menurutku, itulah alasan mengapa Tuhan menyembunyikan takdir dari kita Kita belum tentu sanggup menerima ketentuannya Tapi, dalam hal ini Bukan berarti aku makhluk yang bahkan tidak penasaran Kita sama, awalnya aku juga ing...

Tak Lagi Sama

Beberapa orang yang selama ini kupercayai Akhir-akhir ini sudah berubah Tidak tau mengapa Aku berpikir apakah semua akan seperti ini akhirnya? Aku yang kecewa pada mereka Atau mungkin mereka kecewa padaku Atau mungkin saja kedua hal tesebut sedang sama-sama terjadi. Aku tidak tau Bingung juga mau menyelesaikan dan meluruskannya Apa mungkin mereka yang aku temui itu Ditakdirkan oleh Tuhan hanya untuk sekedar menyapa saja? Entahlah.. Sebaik dan seburuk apapun hari ini Memang begitulah adanya. Terima saja. Kali saja ada hikmah yang bisa diambil atas kejadian ini Aku juga mulai belajar banyak hal Yang selama ini kukira hanya hal sepele Namun ternyata sangat rumit untuk dijalani Seperti kejadian ini Dalam buku yang pernah kubaca tertulis "Setiap hal yang terjadi lihatlah dari berbagai perspektif, Jangan hanya mau menjadi benar saja, Dan tidak terima jika disalahkan. Itu adalah hal yang keliru, Kau harus mengerti. Itulah mengapa kita manusia tidak sempurna" Be...

Introvert

Saya orang yang kurang suka kegaduhan. Lebih suka menyendiri, ga suka diatur, berfikir sebelum bertindak. Bukan berarti saya ga suka ngobrol, Saya suka ngobrol sama orang -orang yang pemikirannya sama dengan saya, Dalam arti nyambung. Karena sifat ini, saya sulit sekali berinteraksi dengan orang baru. Harus disapa duluan, bukan karena sombong. Tapi ga nyaman rasanya kalo nyapa duluan. Tapi introvert itu bukan orang yang sama sekali ga bisa bergaul, bukan termasuk anti sosial juga. Introvert tetep bisa bergaul sama orang di keramaian sekalipun. Tapi lama-lama "baterai" mereka habis. Dan mereka harus "isi ulang" baterai mereka. Kapan itu? Pada saat mereka sendiri. Saat sendiri mereka men'charger'  diri mereka. Salah satu kutipan yang saya dapat namun lupa sumbernya, maafkan ;)

Si Penuntut Kebahagiaan

Sebentar bentar kamu akan mencari masalah, kemudian berbaikan lagi, lalu cari masalah lagi. begitu saja polanya terus. Kamu ingin didengar terus, ingin diperhatikan terus, ingin dibahagiakan terus. Seharusnya kamu menyadari, kalau kesepian jangan jalani hubungan. Karena hubungan dibangun untuk kebahagiaan bersama, bukan untuk menghilangkan kesepianmu saja. Orang-orang yang tidak bahagia, yang tidak mampu membahagiakan diri mereka sendiri, akan berpikir dengan punya pasangan, mereka akan bahagia. Padahal saat kamu menjadikan seseorang pasanganmu, kamu harus mampu membahagiakan dirimu lebih dulu. Logikanya, jika diri kamu saja tidak mampu kamu bahagiakan. Kebahagiaan mana yang bisa kamu berikan ke orang lain? Itulah alasannya, kenapa kamu harus bisa membahagiakan dirimu dulu. Jika sudah saling bisa membahagiakan diri sendiri, maka hubungan yang dibangun akan menjadi ajang berbagi kebahagiaan. Bukan ajang menuntut dibahagiakan.