" Ada hari ketika aku merasa seperti taman yang kehilangan musimnya dan tak lagi dipahami oleh siapapun. Seakan aku hanya kelopak yang layu sebelum sempat mekar, tak mampu lagi merinci apapun tentang akar kekecewaan ku. Dan bila dunia bersikeras menudingku sebagai duri yang menggores biarlah aku menjadi bunga yang disalahpahami, membiarkan angin membawa tangkai itu pergi sementara aku diam memeluk luka yang seharusnya tak pernah ku tanam "
" Adakah jiwa yang begitu gila hingga sudi meminang kekalahan dengan sengaja? Jangan lancang menghakimi puing puingku jika kau tidak pernah melihat betapa berdarahnya aku saat menyusun bata-bata itu satu per satu. Aku telah mempertaruhkan seluruh kewarasanku di medan laga, namun jika takdir lebih memilih melihatku tersungkur, aku bisa apa selain tetap berdiri diatas kegagalanku dengan sisa martabat yang kupunya? "
Ada sebuah kutipan yang sangat bagus bahasa cinta yang indah adalah perhatian. Ketika seseorang memikirkan perasaanmu sebelum membuat keputusan, memperhatikan hal-hal kecil, dan mau berusaha lebih untuk membuat hidupmu sedikit lebih mudah.. di situlah terlihat seberapa besar seseorang peduli padamu, yaitu dari seberapa besar ia mempertimbangkanmu. Bagaimana menurutmu?
Komentar
Posting Komentar
Please comment..
To make this better