In Sastra We All Know

" Adakah jiwa yang begitu gila hingga sudi meminang kekalahan dengan sengaja? Jangan lancang menghakimi puing puingku jika kau tidak pernah melihat betapa berdarahnya aku saat menyusun bata-bata itu satu per satu. Aku telah mempertaruhkan seluruh kewarasanku di medan laga, namun jika takdir lebih memilih melihatku tersungkur, aku bisa apa selain tetap berdiri diatas kegagalanku dengan sisa martabat yang kupunya? "

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang Kembali

Ruang

Takdir?