Sebenarnya Teman itu Apa

Correct me if i'm wrong

Di masa remaja hingga dewasa ini

Kita telah melihat berbagai perilaku manusia

Ada yang tulus, ada yang bermuka dua

Seperti duri dalam daging pepatah menyebutnya


Walaupun demikian

Aku sungguh iri dengan persahabatan dan pertemanan kaum laki laki

Mereka bisa dengan mudah berdamai dan melupakan kesalahan sesama teman

Baik besar ataupun kecil

Tak seperti kaum perempuan

Yang cenderung punya banyak kekecewaan

Mungkin tidak bisa disebut dendam

Namun ekspektasi yang terlalu tinggi

Dan juga memakai perasaan yang berlebihan


Ternyata sebenarnya tak apa

Jika permasalahan diselesaikan dengan berbicara yang baik

Tidak merasa saling benar atau menyalahkan

Namun, dunia ini ternyata penuh dengan orang orang yang tidak punya empati dan kepedulian

Pertemanan ternyata cuma ajang memperlihatkan kelebihan diri


Maka dari itu banyak orang yang pelan pelan..

Mulai nyaman sendiri

Ternyata tidak punya sahabat yang banyak tak apa

Ternyata tak punya teman baik tak apa

Cukup satu dua orang yang mengerti, peduli dan memberikan kehangatan

Itu sudah cukup

Kita tetap punya diri kita masing masing

Sebagai tempat kembali

Yang siap menerima kapan saja

Dan belajar memaafkan

Bahwa setiap kesempatan dan hal buruk yang terjadi

Membuat kita semakin mengerti cara kerja dunia

Dan lebih memahami

Oh... ternyata dunia ini memang sementara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang Kembali

Ruang

Takdir?